C32 ACERT Tier 3

< Kembali

Pembiayaan & Asuransi
Pelajari lebih lanjut

Gambaran Umum

Genset C32 ACERT menggunakan sistem aftercooler sirkuit terpisah (SCAC, separate circuit aftercooling) untuk semua konfigurasi. Keunggulan utama sistem SCAC adalah tingkat korosi aftercooler yang berkurang karena tidak ada air laut yang mengalir melalui aftercooler. Banyak perbaikan lain pada engine ini berkontribusi untuk meminimalkan biaya kepemilikan dan pengoperasian. Peringkat sesuai EPA Tier 3, IMO II, Stage IIIA UE tersedia dengan opsi heat exchanger atau berpendingin lunas. Konfigurasi heat exchanger memiliki pompa air laut yang dipasang di depan opsional.

Spesifikasi Genset

Satuan:
Peringkat Minimum 730 ekW (913 kVA) 730 ekW (913 kVA) Less
Peringkat Maksimum 940 ekW (1175 kVA) 940 ekW (1175 kVA) Less
Frekuensi 60 hz 60 hz Less
Kecepatan 1800 rpm 1800 rpm Less

Spesifikasi Engine

Aspirasi Dilengkapi turbocharger dan aftercooler Dilengkapi turbocharger dan aftercooler Less
Diameter 5.7 in 145.0 mm Less
Langkah 6.38 in 162.0 mm Less
Kapasitas Silinder 1959.0 in³ 32.1 l Less
Tipe Pengatur Elektronik Elektronik Less
Sistem Bahan Bakar MEUI MEUI Less
Model Engine Diesel Siklus V-12, 4 Langkah Diesel Siklus V-12, 4 Langkah Less

Konfigurasi Genset

Strategi Emisi/Bahan Bakar EPA Tier III EPA Tier III Less

Dimensi Genset

Lebar 60.2 in 1528.0 mm Less
Tinggi 65.6 in 1667.0 mm Less
Bobot (Perkiraan) 15721.0 lb 7131.0 kg Less
Panjang 162,8 in./4271 mm (minimum), 175,3 in./4452 mm (maksimum) 162,8 in./4271 mm (minimum), 175,3 in./4452 mm (maksimum) Less

Spesifikasi Generator

Eksitasi Magnet permanen Magnet permanen Less
Jumlah kutub 4 4 Less
Jumlah bearing 2 roller bearing 2 roller bearing Less
Jumlah kabel 6 6 Less
Isolasi Kelas H Kelas H Less
Peringkat IP 23 23 Less
Regulator tegangan CDVR CDVR Less

C32 ACERT Tier 3 Perlengkapan Standar

SISTEM PEMASUKAN UDARA
  • Sirkuit dengan aftercooler terpisah (SCAC, Separate Circuit Aftercooled)
  • Turbocharger, berpendingin mantel air
  • Saluran masuk turbocharger, koneksi lurus OD 152 mm (6 in.)

SISTEM KONTROL
  • Jika panel EMCP atau opsi MGCP tidak dipilih sebagai perlengkapan opsional, kontrol start/stop harus disediakan oleh pelanggan
  • Diagnostik elektronik dan pencatatan kerusakan
  • Mode Perlindungan Engine untuk kondisi ambien yang diperpanjang
  • Kontrol rasio bahan bakar/udara elektronik

SISTEM PENDINGINAN
  • Sirkuit dengan Aftercooler Terpisah (SCAC, Separate Circuit After-Cooling) untuk engine berpendingin Heat Exchanger (HEX) & Lunas
  • Mantel Air (JW, Jacket Water) dan Selubung & Pipa Heat Exchanger SCAC untuk engine berpendingin HEX
  • Pompa SCAC, berpenggerak roda-gigi
  • Pompa mantel air, berpenggerak roda-gigi
  • Pompa air laut, impeller perunggu, berpenggerak roda-gigi, untuk engine yang berpendingin HEX saja
  • HEX mantel air dengan Koneksi pompa air laut: Standar ID 76,2 mm (3 in.)
  • Koneksi Flensa ANSI 4 Baut
  • HEX mantel air tanpa Koneksi pompa air laut: koneksi kawat kait selang 2,5" (saluran masuk), Standar ID 76,2 mm (3 in.) Flensa ANSI 4 Baut (saluran keluar)
  • Koneksi Lunas: Standar ID 76,2 mm (3 in.) Koneksi Flensa ANSI 4 Baut
  • Tangki Shunt SCAC dan JW untuk mempertahankan tekanan saluran masuk pompa yang tepat

SISTEM BUANG
  • Manifold buang & turbocharger berpendingin air
  • Saluran keluar berflensa diameter 130 mm (5,12 in.) 4 Baut

FLYWHEEL & RUMAH FLYWHEEL
  • Rumah Flywheel, SAE No. 0
  • Flywheel, 18 inci, 136 gigi
  • Rotasi standar SAE

SISTEM BAHAN BAKAR
  • Filter Bahan Bakar Dupleks, Spin-on, Servis Kanan
  • Ukuran koneksi bahan bakar: Suplai JIC 37 Derajat -10 (7/8-14), Balik JIC 37 Derajat -8 (3/4-16)
  • Cooler bahan bakar tipe pelat terpasang di belakang Tangki Shunt Aftercooler
  • Pompa pemindahan bahan bakar, berpenggerak roda-gigi
  • Pompa priming bahan bakar manual

GENERATOR DAN ATTACHMENT GENERATOR
  • Kumparan bentuk SR5
  • 2 roller bearing
  • Eksitasi magnet permanen
  • 4 kutub, 6 kabel, tersambung ke Series Star
  • Regulator Tegangan Digital Caterpillar (CDVR, Caterpillar's Digital Voltage Regulator)
  • Isolasi Kelas H Kapal Laut, Kenaikan temperatur Kelas F
  • Platina yang dipasang di permukaan (PT100) RTD 3 kabel, 2 per fase pada stator dan satu di setiap bearing penopang
  • Heater ruangan anti-kondensasi (2 elemen - 240 VAC, 1000 Watt
  • Pelindung IP23 cocok digunakan dengan Sistem Pemadam Kebakaran Aplikasi Lokal Berbasis Air Tetap (FWBLAFFS, Fixed Water Based Local Application Fire Fighting Systems)
  • Isolasi sistem IV untuk perlindungan di lingkungan yang sulit

SISTEM PELUMASAN
  • Filter oli simpleks, servis kanan
  • Bak penampung oli wadah dalam
  • Lokasi pengisian oli servis kanan
  • Dipstick servis kanan
  • Pompa oli berpenggerak roda-gigi

SISTEM PEMASANGAN
  • Rel C-channel bentukan, tinggi 300 mm (11,81 in.)
  • Enam kombinasi pegas heliks/karet yang dikirim terpisah
  • isolator untuk dipasang di bawah alas paket

UMUM
  • Pelindung Peredam depan
  • Titik pengikat listrik bersama pada engine berpendingin HEX dan LUNAS

C32 ACERT Tier 3 Perlengkapan Opsional

ALARM DAN PERLINDUNGAN
  • Panel Jarak Jauh
  • Kontroler MCS
  • Modul analyzer daya
  • Tingkat oli, temperatur buang, tekanan awal udara, sensor tekanan heat exchanger

SISTEM BUANG
  • Elbow Kering
  • Fitting Fleksibel
  • Flensa
  • Muffler
  • Muffler Penangkap Percikan Api
  • Tutup Anti-Hujan

SISTEM PEMASUKAN UDARA
  • Pembersih Saluran Masuk Udara
  • Ventilasi Karter Tertutup
  • Adaptor saluran masuk udara

SISTEM PENGISIAN DAYA
  • Pengisi Daya Baterai, Alternator Pengisian Daya

SISTEM KONTROL
  • Attachment Pembagi Beban

SISTEM BAHAN BAKAR
  • Separator Air

SISTEM PELUMASAN
  • Filter Oli Dupleks, Wadah Pompa

SISTEM PERLINDUNGAN
  • Pelindung Oli dan Bahan Bakar

SISTEM START
  • Motor Starter Elektrik - 24 Volt Tunggal
  • Motor Starter Udara
  • Motor Starter Ganda (Elektrik dan Udara)
  • Aksesori Starter Udara
  • Alat Bantu Start - Heater JW
  • Set Baterai - 24 Volt - Kering